Polda Kaltim, Polres PPU – Patroli Samapta Polres Penajam Paser Utara (PPU) gencar melakukan patroli dialogis untuk menangkal penyebaran paham radikal dan antisipasi Terorisme.

Kasat Samapta AKP H. Kustianan mengatakan, pelaksanaan patroli dialogis dilakukan dengan mengunjungi langsung tempat-tempat kegiatan masyarakat melakukan aktivitas.

“Pola pelaksanaannya adalah menyentuh masyarakat secara langsung saat mereka beraktivitas sehari-hari. Personel yang bertugas juga bisa menyempatkan diri beribadah di lokasi yang dikunjunginya,” tutur Kustiana.

Para personel yang bertugas, lanjut Kustiana, dituntut punya kemampuan untuk berdialog secara cair dengan warga maupun pengurus masjid yang dikunjungi.

Dalam dialog juga selalu disisipkan pesan dan imbauan untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya.

Personel yang bertugas juga selalu mengimbau masyarakat segera menginformasikan ke pihak kepolisian apabila ditemukan hal mencurigakan atau ada kegiatan sekelompok orang yang patut diwaspadai.

“Ini salah satu upaya Polri untuk mencegah penyebaran paham radikal dan anti Pancasila yang bertujuan memecah belah persatuan bangsa,” katanya.

“Upaya ini juga bertujuan untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif demi terjaganya keutuhan NKRI,” tandasnya.

lres PPU Gencar Laksanakan Patroli Antisipasi Ancaman Terorisme

Polda Kaltim, Polres PPU – Patroli Samapta Polres Penajam Paser Utara (PPU) gencar melakukan patroli dialogis untuk menangkal penyebaran paham radikal dan antisipasi Terorisme.

Kasat Samapta AKP H. Kustianan mengatakan, pelaksanaan patroli dialogis dilakukan dengan mengunjungi langsung tempat-tempat kegiatan masyarakat melakukan aktivitas.

“Pola pelaksanaannya adalah menyentuh masyarakat secara langsung saat mereka beraktivitas sehari-hari. Personel yang bertugas juga bisa menyempatkan diri beribadah di lokasi yang dikunjunginya,” tutur Kustiana.

Para personel yang bertugas, lanjut Kustiana, dituntut punya kemampuan untuk berdialog secara cair dengan warga maupun pengurus masjid yang dikunjungi.

Dalam dialog juga selalu disisipkan pesan dan imbauan untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya.

Personel yang bertugas juga selalu mengimbau masyarakat segera menginformasikan ke pihak kepolisian apabila ditemukan hal mencurigakan atau ada kegiatan sekelompok orang yang patut diwaspadai.

“Ini salah satu upaya Polri untuk mencegah penyebaran paham radikal dan anti Pancasila yang bertujuan memecah belah persatuan bangsa,” katanya.

“Upaya ini juga bertujuan untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif demi terjaganya keutuhan NKRI,” tandasnya.